BELAJAR BERQURBAN DI SMP YAMAD JATIRANGGON
: Admin || : 2025-06-19 | Dibaca : 268

Senin, 9 Juni 2025 menjadi hari yang penuh keceriaan dan makna bagi keluarga besar SMP Yamad. Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha, para siswa dan guru melaksanakan kegiatan edukatif dan penuh kebersamaan: belajar ibadah qurban secara langsung melalui praktik sederhana dan penuh kekompakan.

Dengan semangat gotong royong, siswa-siswi berkumpul di halaman sekolah untuk mengikuti kegiatan pengenalan qurban. Mereka mendapatkan penjelasan mengenai makna dan tujuan dari ibadah qurban, serta diajak terlibat langsung dalam prosesnya, mulai dari membantu penyembelihan dengan bimbingan guru dan panitia, hingga pengolahan daging menjadi sate yang siap disantap bersama.

Suasana kian hangat saat para siswa duduk berjejer menikmati hasil masakan mereka sendiri. Keceriaan terpancar dari wajah-wajah penuh semangat. Tak hanya siswa, para guru juga turut ambil bagian dalam kegiatan memasak di ruang guru, mempererat tali kekeluargaan di lingkungan sekolah.

Selain untuk dinikmati bersama, sebagian daging qurban juga dibagikan kepada warga sekitar sekolah sebagai bentuk kepedulian dan semangat berbagi kepada sesama. Hal ini menjadi pelajaran penting bagi siswa tentang nilai sosial dari ibadah qurban.

Kepala Sekolah SMP Yamad, Bapak Drs. Abdul Mukti menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kepedulian, kebersamaan, dan pengamalan ajaran agama Islam kepada para siswa/i SMP YAMAD, "Kami ingin anak-anak tidak hanya memahami ibadah qurban dari sisi teori, tetapi juga merasakannya secara langsung dalam bentuk kerja sama, keberanian, dan rasa empati terhadap sesama," ujarnya.

Kegiatan ini ditutup dengan makan bersama sebagai simbol persaudaraan dan rasa syukur. "Momen seperti ini sangat berharga dan berkesan," ungkap salah satu siswa dengan penuh semangat.

Melalui kegiatan praktik qurban ini, SMP Yamad berusaha meningkatkan kecerdasan spiritual dan sosial, tidak hanya membentuk siswa yang cerdas dan terampil, tetapi juga berakhlak mulia dan peduli terhadap lingkungan sosial.